Belajar Parenting, Mulai dari Mana?

tips parenting islami

Belajar Parenting Mulai dari Mana?

Sama seperti membangun rumah kalau Bunga ditanya belajar parenting mulai dari mana maka jawabannya adalah mulai dari pondasinya.

Pondasi nya itu maksudnya apa?

Pondasi itu maksudnya adalah way of life kita, ideologi kita, aqidah kita karena kita adalah muslim maka kita mengambil Aqidah Islam.

Kalau kita sudah bisa memahami aqidah kita apa kita akan bisa menjawab 3 pertanyaan besar.

  • Kita berasal dari mana ?
  • Di dunia untuk apa?
  • Setelah kita meninggal, kita akan kemana?

Kenapa menjawab 3 pertanyaan ini menjadi pondasi untuk kita belajar parenting?

Orang yang sudah bisa menjawab 3 pertanyaan besar di atas dia kan bisa memahami tentang visi dan misi kehidupannya di dunia ini. Dia mau seperti apa dia mau bertingkah seperti apa dia mau ngapain aja, dia sudah bisa memahami semua itu dan ketika dia sudah bisa tahu tujuan dia apa untuk hidup di dunia ini dan dia akan punya visi dan misi di kehidupannya.

Ketika seseorang sudah memiliki visi dan misi kehidupannya di dunia maka dia akan bisa merancang visi dan misi rumah tangganya bersama dengan pasangannya dengan asumsi pasangannya juga sudah memiliki visi dan misi, maka dari itu pernikahan itu bukan hanya menyatukan dua kepala tapi juga menyatukan dua visi dan misi menjadi satu.

Setelah suami istri memiliki visi dan misi ber rumah tangga ketika memiliki anak atau sebelum miliki anak mereka berdua kan bisa merancang visi dan misi pengasuhan anak ke depannya seperti apa.

Orang yang belum punya visi misi di dalam hidupnya dia tidak akan bisa mampu merancang visi misi untuk pengasuhan anak, karena ketika merancang sebuah visi misi pengasuhan anak akan dibutuhkan visi misi berumah tangga dan visi misi berumah tangga baru akan bisa didiskusikan dan akan baru akan bisa hadir ketika seseorang itu punya visi misi dalam hidupnya.

Maka kalau misalkan ditanya apa yang paling pertama di pelajari dari pengasuhan anak itu adalah pondasi dasarnya, visi misi dari pengasuhan anak. Pondasi dasarnya dari 3 pertanyaan besar tadi dan dibangun aqidah Islam di atasnya.

Apa akibatnya kalau misalkan ada orang tua yang tidak punya visi misi pengasuhan?
Maka orang tersebut akan melakukan pengasuhan tanpa ada tujuan dan tanpa adanya batasan-batasan karena tujuan dan batasan batasannya itu hadir dari pemahaman tentang aqidah yang sudah diletakkan di dasar pondasi pengasuhan anak.

Bayangkan sebuah bangunan yang menjulang tinggi memiliki kaca-kaca yang indah memiliki dekorasi yang sempurna tapi tidak memiliki pondasi apa yang terjadi maka akan mudah runtuh mudah goyah oleh aqidah lain.

Lalu didapatkan dari manakah pengetahuan tentang aqidah Islam?

Jawabannya hanya satu. Mengaji Islam secara sempurna, secara kaffah. Orang yang tidak mau mengkaji Islam maka dia tidak akan bisa mengetahui pengetahuan atau maklumat atau ilmu tentang Islam.

Fatalnya lagi jika ada calon orangtua atau orang tuanya tidak mau belajar Islam maka dia tidak akan bisa memiliki pondasi dasar untuk mengasuh anak-anaknya sesuai dengan Aqidah Islam.

Jika sudah seperti itu pertanyaannya kembali kepada kita. Kita mau mendisik anak kita sesuai dengan apa? aqidah Islam kah atau aqidah yang lain kalau kita mau mendidik dengan aqidah Islam maka mau tidak mau orang tuanya harus sudah belajar tentang aqidah Islam.

Semoga bermanfaat,

Your Sister, Bunga!


Sumber: https://www.instagram.com/p/BdzrL5DALA5/

Yuk siapkan anak kita menjadi generasi pembela Islam!

Dapatkan notifikasi artikel terbaru Syi'ir Blog melalui email Anda! Daftarkan email Anda di sini.