Pendidikan Seks Menurut Islam? Tidak Ada. Adanya Pendidikan Hukum Ijtima’i

Pendidikan Seks Menurut Islam
Sumber gambar: freeimages.com

Kalau pendidikan seks ala Barat (baca: orang kafir) mengajarkan:

  • apa itu vagina
  • apa itu penis
  • apa itu mimpi basah
  • apa itu menstruasi
  • bagaimana cara memakai kondom
  • apa saja jenis penyakit kelamin

Islam punya yang jauh lebih sempurna

Sistem Sosial atau Ijtimai, kita akan memahami bahwa menutup aurat saja tidak cukup. Tapi juga:

  • Cara menutup auratnya, harus pakai jilbab dan khimar terurai.
  • Memakai mihnah atau pakai sehari-hari yang dikenakan di bawah jilbab.
  • Tidak tabarruj alias MAKE up berlebihan.
  • Tidak memakai parfum sampai laki laki menengok atau kita sama seperti pezina.

Kita juga bahas wilayah umum dan khusus.

Kita harus hafal siapa saja mahram dan bukan mahram.

Kita harus tau batasan aurat ke sesama muslimah atau ke mahram sekalipun.

Jadi kalau mertua kita adalah mahram karena pernikahan kita, ga bisa suka-suka pakai bikini di depan mertua. Bahkan aurat ke suami pun ada aturannya.

Dari umur 10 tahun saja, Islam mengajarkan harus diPISAH tidurnya. Masa iyaa udah gede diperbolehkan berdua-duaan? Buka-bukaan lagi.

Kita juga belajar INTERAKSI antara kita dan laki-laki ajnabi (asing/mahram -red):

  • Kapan saja yang diperbolehkan,
  • mana yang harus didampingi mahram, mana yang tidak perlu.
  • Suara pun tidak boleh mengundang syahwat.
  • Pembicaraan pun harus sesuai kebutuhan.
  • Dan itu berlaku ONLINE dan OFFLINE.

Jadi menyempitkan pendidikan seks hanya pada apa yang boleh dan tidak disentuh, atau memperkenalkan alat kelamin saja. Oouuuh Islam jauh lebih SEMPURNA.

Your Sister, Bunga!


Sumber: https://www.instagram.com/p/Bfk1q__AhsC/

YUK USAHAKAN ANAK KITA MENJADI SHOLEH & SEHAT, DAMBAAN KELUARGA & PERADABAN! 😊

Dapatkanlah konten-konten ilmu parenting Islami melalui email Anda!

Daftarkan email Anda pada Newsletter Syi’ir!