10 Penyebab Anak Sering Ngompol (Updated)

Sebenarnya ngompol itu adalah hal yang biasa terjadi pada anak-anak.

Bahkan ada penilitan yang mengatakan, sekitar 10% dari anak-anak+ berusia 5 tahun, masih mengompol hampir setiap hari pada malam hari.

Hanya saja, barangkali ada memang persitiwa mengompol yang tidak wajar. Seperti misalnya sudah berusia pra-Sekolah, bahkan usia Sekolah.

Kalau seperti, ada baiknya kita coba memeriksa, kira-kira apa penyebab ngompol tersebut? Apakah wajar atau tidak?

Nah, setidaknya, berikut ini kemungkinan 10 penyebab kenapa Anda sering mengompol?

1. Wajar, karena memang ia masih kecil

Kandung kemih anak lebih kecil daripada ukuran kandung kemih orang pada umumnya. Karena, kandung kemih yang kecil itu tidak cukup untuk menampung volume air seni. Sehingga, otot tak mampu menahan keinginan buang air kecil.

2. Terdapat infeksi di saluran kecing anak

Sehingga, hal tersebut membuat anak merasa kesulitan untuk menahan keinginan membuang air kecil.

3. Memang ada beberapa anak yang banyak volume air kemih pada anak saat siang harinya

Sementara, normalnya pada sebagian anak lainnya, produksi volume air kemihnya hanya sekitar 1/2 dari produksi pada siang hari.

4. Ada problem psikologis anak

Bisa terjadi bila anak merasakan emosi negatif seperti marah, cemas, terancam, dan sedih yang berlebihan.

Barangkali dikarenakan ada problem di Sekolah, orang tua, tetangga, dan sebagainya.

5. Akibat dari produksi hormon Antidiuretic Aormone (ADH) yang tidak proporsional

Hormon ADH ini memiliki fungsi memberitahu ginjal untuk mengurangi jumlah urin yang diproduksi. Ada pada sebagian anak yang di tubuhnya dihasilkan hormon ADH yang tak tepat di malam hari, sehingga produksi urin tetap tinggi.

Selain itu, bisa juga produksi hormon ADHnya sudah cukup, namun tak direspon oleh ginjal. Jadinya, terus menghasilkan jumlah urin yang sama seperti siang hari.

6. Karena suhu ruangan yang sangat dingin

Bisa karena AC, atau memang cuaca hujan deras. Dalam cuaca atau lingkungan sekitar yang dingin, tubuh manusia cenderung untuk tidak mengeluarkan banyak keringat. Padahal tubuh membutuhkan jalan keluar cairan lain supaya jumlah cairan dalam tubuh tetap normal, salah satu caranya adalah dengan lebih intens mengeluarkan cairan melalui urin.

7. Terlalu banyak asupan kafein

Mungkin sebagian orang tua tidak tahu, bahwa ada kafein pada sebagian cemilan dan minuman anak-anak. Seperti misalnya coklat.

Atau, barangkali anak ada meminum minuman yang tidak dikhususkan untuk anak-anak, seperti misalnya minuman ringan bersoda.

Dari kafein tersebut, bisa membuat kita lebih mudah buang air kecil. Baik anak-anak, maupun dewasa. Karena, kafein yang cenderung cukup banyak itu berdampak:

  • Meningkatkan meningkatkan aktivitas jantung dan mempercepat aliran darah, termasuk tekanan darah pada sistem renal (sistem yang mengatur pengeluaran urin).
  • Menghalangi penyerapan natrium dan air di dalam ginjal.
  • Melemaskan otot kandung kemih.

8. Akibat dari gangguan pernapasan

Seperti misalnya akibat dari kelainan pada rongga mulut.

9. Adanya faktor keturunan

Tidak menutup kemungkinan, dikarenakan dulu salah satu atau kedua dari orang tua cukup sering mengompol juga.

10. Karena memang anak belum dibiasakan untuk buang air sendiri

Ia terbiasa dibantu oleh orang tua atau pengasuhnya.

Nah, setidaknya, begitulah penyebab kenapa anak sering mengompol, menurut hemat informasi yang kami kumpulkan.

Kalau menurut Dr. Janjua pada laman Cleveland Clinic, mengompol hal yang wajar dan bukan bukan masalah besar bagi anak balita. Anak berusia di bawah 5 tahun. Selambatnya mungin 6 tahun. Tetapi, jika anak Anda usianya sudah di atas lebih dari 5 tahun masih tetap mengompol, terlebih lagi misalnya sudah 7 hingga 8 tahun; maka ada baiknya Anda berusaha memeriksanya dan mengatasinya.

InsyaAllah kita akan bahas bagaimana solusinya cara mengatasi anak sering mengompol seperti itu, pada artikel berikutnya.